
Dharmasraya Sport – Pertandingan Zona V yang mempertemukan tuan rumah Tiumang melawan Koto Padang di Lapangan Blok E Nagari Tiumang, Kecamatan Tiumang, Minggu (7/6/2026), berlangsung sengit.
Meski kedua tim saling menciptakan peluang, laga berakhir dengan skor kacamata 0-0. Sejak peluit kick off dibunyikan wasit Andi Yanto, tim Koto Padang yang diasuh Eko Prastowo langsung mengambil inisiatif serangan.
Koto Padang menekan pertahanan Tiumang dan beberapa kali mengancam gawang lawan. Peluang pertama hadir pada menit ke-10. Kapten Koto Padang, Idep, mengirim umpan silang dari sisi kiri tidak berhasil disambut sundulan kepala oleh Dandi.
Sepuluh menit berselang, Aldo kembali mengancam gawang Tiumang melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Beruntung bagi tuan rumah, penjaga gawang Tiumang masih mampu menepis bola tipis sehingga gawangnya tetap aman.
Terus berada dalam tekanan, Tiumang berusaha keluar dari dominasi lawan. Namun upaya mereka kerap terhenti oleh rapatnya lini tengah Koto Padang.
Pada pertengahan babak pertama, seorang pemain Tiumang menerima kartu kuning setelah menghentikan pergerakan gelandang Koto Padang, Heru.
Tak lama kemudian, pemain belakang Tiumang kembali diganjar kartu kuning karena melanggar penyerang Koto Padang, Teten.
Pelanggaran tersebut menghasilkan tendangan bebas bagi Koto Padang. Idep yang dipercaya sebagai eksekutor melepaskan tendangan langsung ke arah gawang, namun masih mampu diblok pemain bertahan Tiumang.
Di tengah tekanan yang terus datang, Tiumang melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Herry bernomor punggung 16 untuk memperkuat lini pertahanan.
Sementara itu, kemelut di sisi kanan pertahanan Koto Padang membuat pemain bernomor punggung 12, Fikri, harus menerima kartu kuning setelah melanggar pemain Tiumang.
Tiumang hampir membuka keunggulan pada menit ke-28 melalui penyerang andalannya, Adan bernomor punggung 7. Namun peluang emas tersebut berhasil digagalkan penjaga gawang Koto Padang.
Hingga turun minum, kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki dan skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Koto Padang kembali tampil menyerang dan berusaha meningkatkan intensitas permainan. Namun hingga menit ke-12, berbagai upaya yang dilakukan belum mampu menghasilkan gol.
Tiumang justru kembali memberikan ancaman melalui Adan. Penyerang tuan rumah itu nyaris menjebol gawang Koto Padang, tetapi tendangan kaki kirinya masih melambung di atas mistar.

Pertandingan berjalan semakin keras. Seorang pemain Koto Padang bernomor punggung 5 harus menerima kartu kuning dari wasit akibat pelanggaran yang dilakukannya.
Peluang kembali datang bagi Koto Padang ketika Idep memberikan umpan matang kepada Teten. Sayangnya, penyelesaian akhir Teten kurang maksimal karena tembakannya terlalu lemah dan mudah diamankan.
Serangan berikutnya dibangun dari sisi kiri melalui pemain bernomor punggung 19 yang mengirimkan umpan terobosan kepada Teten. Namun sepakan penyerang Koto Padang itu kembali dapat ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang Tiumang, Andres.
Untuk menambah daya gedor dari sektor sayap kanan, Koto Padang melakukan pergantian pemain dengan memasukkan nomor punggung 21 dan menarik keluar Fikri bernomor punggung 12.
Memasuki pertengahan babak kedua, Teten kembali memperoleh peluang emas. Namun pergerakannya dengan cepat dihentikan oleh barisan pertahanan Tiumang yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Pada menit ke-29, Teten kembali menunjukkan aksi individunya. Setelah berhasil mengecoh pemain belakang Tiumang, ia melepaskan tembakan ke arah gawang. Sayangnya, bola melambung jauh di atas mistar.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Andi Yanto, kedua tim terus saling melancarkan serangan. Namun kokohnya lini pertahanan dan penampilan apik kedua penjaga gawang membuat tidak ada gol yang tercipta.

Hasil akhir; Tiumang 0-0 Koto Padang. Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi. (Red)