
Dharmasraya Sport — Pertandingan lanjutan Dharmasraya Champions League (DCL) Zona VI di Lapangan Seberang Piruko, Minggu (14/6/2026), menyuguhkan drama luar biasa yang jarang terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Laga panas antara Koto Tinggi FC melawan Persikola Koto Laweh berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Persikola, diwarnai insiden indisipliner dari bangku cadangan yang menjadi sorotan.
Pertandingan yang dipimpin wasit Erianto berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Koto Tinggi FC tampil agresif dan berupaya mengambil kendali permainan, namun kerasnya duel membuat wasit harus mengeluarkan dua kartu kuning cepat di awal laga kepada pemain Koto Tinggi FC, yakni M. Muhtadin pada menit ke-5 dan Nofrizal pada menit ke-8 akibat pelanggaran terhadap pemain lawan.
Meski kedua tim saling melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang, solidnya lini pertahanan masing-masing membuat tidak ada gol tercipta sepanjang babak pertama.
Hingga turun minum, skor tetap bertahan imbang 0-0.Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat.
Persikola Koto Laweh sempat bersorak pada menit ke-42 ketika Joko, pemain bernomor punggung 8, berhasil menjebol gawang lawan.
Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah asisten wasit menyatakan Joko berada dalam posisi offside.
Kebuntuan akhirnya pecah tiga menit berselang. Pada menit ke-45, kapten tim Persikola Koto Laweh, Taufik bernomor punggung 5, sukses mencetak gol pembuka sekaligus membawa timnya unggul 1-0 melalui penyelesaian akhir yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang lawan.
Ketatnya pertandingan kembali memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning, kali ini untuk pemain Persikola Koto Laweh, Firman, pada menit ke-47.
Namun, drama terbesar justru terjadi di area bangku cadangan Koto Tinggi FC pada menit ke-48. Dua pemain mereka, Nofrizal dan Farhana, kedapatan melakukan tindakan indisipliner dengan merokok di area bench saat pertandingan masih berlangsung.
Wasit pun bertindak tegas dengan memberikan kartu kuning kepada keduanya. Bagi Nofrizal bernomor punggung 7, kartu tersebut menjadi kartu kuning kedua setelah sebelumnya menerima peringatan pada menit ke-8 sebelum dirinya digantikan Ari Bowo pada menit ke-27.
Akibat akumulasi kartu, wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk pemain Koto Tinggi FC tersebut.
Situasi tersebut tampak memengaruhi konsentrasi permainan Koto Tinggi FC. Pada menit ke-56, Aqil kembali menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran dalam duel perebutan bola.
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, Koto Tinggi FC gagal menyamakan kedudukan.
Persikola Koto Laweh pun sukses mempertahankan keunggulan 1-0 dan membawa pulang kemenangan penting dalam laga penuh tensi dan drama di Zona VI Dharmasraya Champions League 2026. (Red)