Sungai Langkok dan Batu Rijal Bermain Imbang Tanpa Gol di Zona IV Dharmasraya Champions League 2026

Kedua kapten kesebelasan zona IV Sungai Langkok dan Batu Rijal bersama wasit memimpin pertandingan

Dharmasraya Sport – Pertandingan Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 Zona IV mempertemukan tim tuan rumah Sungai Langkok melawan Batu Rijal di Lapangan Koto Hilalang, Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, Jumat (26/6/2026).

Laga yang dipimpin wasit Ario Mangkuto, didampingi asisten wasit Dian dan Viki, berlangsung sengit sejak menit awal hingga berakhir tanpa gol.

Sungai Langkok yang mewakili Kecamatan Tiumang tampil agresif sejak kick off menghadapi Batu Rijal, wakil Kecamatan Padang Laweh.

Namun pertandingan baru berjalan tiga menit ketika wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk pemain Sungai Langkok, Ariswandi, akibat mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai kepala bek Batu Rijal, Agus.

Sungai Langkok terus menekan melalui serangan dari kedua sisi lapangan. Sejumlah umpan silang yang dilepaskan berhasil dipatahkan lini pertahanan Batu Rijal yang dikomandoi Agus Dwi bernomor punggung 16.

Pada pertengahan babak pertama, pertandingan sempat terhenti akibat benturan keras antara pemain Sungai Langkok dengan pemain Batu Rijal bernomor punggung 21, Fhariq. Pemain tersebut harus ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Peluang emas kemudian diperoleh Sungai Langkok melalui tendangan Ariswandi bernomor punggung 17. Namun sepakannya hanya membentur mistar gawang Batu Rijal.

Tim Batu Rijal juga beberapa kali mengancam. Tendangan Eko Saputra bernomor punggung 9 masih melambung di atas mistar gawang Sungai Langkok yang dikawal Faizal Novra.

Memanfaatkan sisi kiri pertahanan Batu Rijal, Sungai Langkok kembali menciptakan kemelut di depan gawang lawan. Sayangnya peluang yang diperoleh Ariswandi gagal dikonversi menjadi gol.

Batu Rijal sempat meminta hadiah penalti ketika Taufik Beni bernomor punggung 12 terjatuh di dalam kotak penalti. Namun wasit Ario Mangkuto menilai tidak terjadi pelanggaran dan pertandingan tetap dilanjutkan.

Memasuki akhir babak pertama, Sungai Langkok lebih banyak menguasai permainan melalui lini tengah. Pada menit ke-30, wasit kembali mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Sungai Langkok, Arda Bima bernomor punggung 14 setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Batu Rijal dimenit 35.

Memasuki babak kedua, giliran Batu Rijal yang menerima kartu kuning melalui pemain bernomor punggung 14, M. Ibtinal.

Sungai Langkok kembali memperoleh peluang melalui tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Batu Rijal setelah pelanggaran yang dilakukan pemain Batu Rijal terhadap Fhariq. Eksekusi tendangan bebas oleh Arda Bima masih melebar di sisi kiri gawang Batu Rijal yang dikawal Rendi.

Sepanjang babak kedua, Sungai Langkok terus mengurung pertahanan Batu Rijal. Meski demikian, Batu Rijal beberapa kali melancarkan serangan balik melalui Taufik Beni. Salah satu umpan silangnya berhasil disambut sundulan Eko Saputra, namun belum mampu menghasilkan gol.

Di sisi lain, Sungai Langkok terus mencoba membongkar pertahanan lawan melalui sejumlah tendangan jarak jauh yang dilepaskan Arda Bima.

Peluang terbaik kembali hadir melalui sepakan Ferdi, namun masih mampu ditepis penjaga gawang Batu Rijal.Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim gagal memanfaatkan berbagai peluang yang tercipta.

Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 0-0, membuat Sungai Langkok dan Batu Rijal harus berbagi satu poin pada laga Zona V Dharmasraya Champions League 2026. (Red)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top