
Dharmasraya Sport – Olahraga sepak bola selalu punya cara tersendiri untuk mengocok emosi para penontonnya. Hal inilah yang tersaji nyata dalam laga panas Pekan ke-4 Dharmasraya Champions League Zona IV, Minggu (28/6/2026).
Bertemu dalam duel penuh gengsi, Sipangkur sukses membalikkan keadaan secara dramatis untuk menumbangkan Muaro Sopan dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama ditiup. Muaro Sopan menggebrak lebih dulu dan berhasil membungkam pendukung Sipangkur pada menit ke-15 lewat gol cepat Roland.
Skor 0-1 membuat laga semakin memanas. Hanya berselang satu menit, tensi yang meninggi memaksa Jenniver Jordi dari Muaro Sopan menerima kartu kuning pertama di menit ke-16, disusul oleh pemain Sipangkur, Eko Prasetyo, pada menit ke-17.
Drama sesungguhnya dimulai pada menit ke-20 ketika M. Nabil dari Sipangkur diganjar kartu kuning. Di tengah tekanan yang bertubi-tubi, sebuah keajaiban menghampiri Sipangkur pada menit ke-21.
Berniat menghalau serangan, lini belakang Muaro Sopan justru melakukan blunder fatal berupa gol bunuh diri. Papan skor pun berubah menjadi imbang 1-1.
Seolah tidak terima kecolongan, permainan menjurus kasar kembali terjadi. Berturut-turut, Bambang di menit ke 22 dan Whieldean M di menit ke 25 dari Sipangkur, serta Rahmat di menit ke 28 dan Wido Fernando di menit ke 40 dari Muaro Sopan harus menerima kartu kuning dari wasit akibat pelanggaran keras.
Sipangkur mengambil inisiatif menyerang untuk memanfaatkan momentum. Strategi ini terbukti jitu! tepatnya di menit ke-48, stadion bergemuruh setelah M. Rifai berhasil melepaskan tembakan mematikan yang merobek jala Muaro Sopan. Sipangkur berbalik unggul 2-1.
Muaro Sopan yang tersengat langsung menaikkan intensitas serangan mereka untuk menyamakan kedudukan. Di menit ke-50, Roni Riki dari Sipangkur terpaksa melakukan pelanggaran taktis demi menghentikan serangan balik cepat lawan, yang berbuah kartu kuning kelima untuk timnya.
Di sisa waktu pertandingan, Muaro Sopan terus mengurung pertahanan Sipangkur. Namun, koordinasi lini belakang Sipangkur yang tampil disiplin bak tembok kokoh berhasil mementahkan setiap peluang emas yang tercipta.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan luar biasa Sipangkur. Tiga poin penuh yang diraih lewat alur penuh drama!.(Red)