
Dharmasraya Sport – Persaingan sengit di babak penyisihan Dharmasraya Champions League 2026 Zona IV kian bergolak memasuki pekan kelima.
Duel papan atas yang mempertemukan Sipangkur melawan Batu Rijal pada Minggu (5/7/2026) berakhir tanpa pemenang dengan skor kacamata 0-0. Meski tak ada gol yang tercipta, laga ini berjalan sangat keras dan penuh taktik.
Sengitnya pertandingan terbukti dari banjir kartu kuning yang dikeluarkan wasit, kubu Sipangkur diganjar dua kartu kuning M. Rifai dimenit ke-25 dan Dimas dimenit ke- 55, sementara Batu Rijal harus menerima tiga kartu kuning Dodi Irawan menit ke 43, Fhariq di menit ke 47, dan Tofik Beni dimenit ke 60 demi meredam agresivitas serangan lawan.
Hasil imbang ini sejatinya menjadi cerminan dari kokohnya lini pertahanan kedua tim jika merujuk pada rilis data resmi klasemen terbaru yang disahkan oleh Match Commissioner Imron Nurkhamdi, S.Pd.
Hingga pekan kelima, Batu Rijal tercatat sebagai satu-satunya tim dengan rekor pertahanan paling sempurna di Zona 4, di mana gawang mereka sama sekali belum pernah kebobolan.
Ketangguhan inilah yang membuat barisan penyerang Sipangkur frustrasi sepanjang 60 menit jalannya laga.Tambahan satu poin dari laga ini membawa dampak krusial bagi konstelasi papan atas.
Sipangkur sukses mempertahankan posisi runner-up sementara dengan koleksi 8 poin dari 4 laga (2 menang, 2 seri) sekaligus menjaga status tak terkalahkan mereka.
Posisi ini membuat Sipangkur menempel ketat sang pemuncak klasemen, Sungai Langkok, yang saat ini memimpin dengan 10 poin. Kendati demikian, posisi Sipangkur belum sepenuhnya aman karena Koto Beringin mengintai tepat di posisi ketiga dengan selisih hanya satu angka 7 poin.
Sementara itu, Batu Rijal tertahan di peringkat keempat dengan torehan 6 poin hasil dari spesialisasi tiga kali bermain imbang.
Di papan bawah, Padang Laweh berada di peringkat kelima dengan 4 poin dari 3 laga, sementara Muaro Sopan dan Sopan Jaya masih harus merana di dasar klasemen tanpa raihan poin sepeser pun akibat menelan kekalahan beruntun.
Mengingat regulasi ketat turnamen ini hanya memberikan kuota bagi Tim Peringkat 1 dan 2 untuk lolos ke babak 16 besar, maka satu poin di pekan kelima ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Sipangkur.
Di sisa laga penyisihan, persaingan segitiga antara Sungai Langkok, Sipangkur, dan Koto Beringin dipastikan akan semakin membara demi memperebutkan tiket prestisius menuju fase gugur Dharmasraya Champions League 2026. (Red)