
Laga bertajuk derby sarat gengsi tersaji dalam kelanjutan turnamen Zona II Dharmasraya Champion League. Pertandingan sengit yang mempertemukan Sungai Dareh FC melawan Gunung Medan FC di Lapangan Sungai Dareh berakhir tanpa pemenang, Minggu (12/7/2026).
Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah peluit panjang berbunyi dengan skor sama kuat, 1-1.
Sejak menit pertama ditabuh, tensi pertandingan langsung memuncak. Jual beli serangan yang diperagakan oleh kedua kesebelasan membuat atmosfer di Lapangan Sungai Dareh bergemuruh.

Sungai Dareh FC selaku tuan rumah tampil sangat ngotot dan langsung mengambil inisiatif menyerang demi mengamankan poin penuh di hadapan publik sendiri.
Agresivitas melimpah dari anak-anak Sungai Dareh FC akhirnya membuahkan hasil manis secara instan. Memasuki menit ke-8, sang maestro bernomor punggung 10, Jimi, berhasil memecah kebuntuan.
Lewat aksi individu yang lincah, Jimi mengecoh barisan pertahanan lawan sebelum melepaskan sepakan akurat yang menggetarkan jala gawang Gunung Medan FC, mengubah papan skor menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol tidak membuat mental para pemain Gunung Medan FC jatuh. Sebaliknya, mereka langsung merespons dengan menaikkan intensitas dan daya serang secara signifikan.
Gelombang tekanan yang bertubi-tubi dari tim tamu akhirnya sukses meruntuhkan lini belakang tuan rumah sebelum turun minum.
Adalah Ganes, winger lincah bernomor punggung 7 dari Gunung Medan FC, yang tampil sebagai penyelamat. Memanfaatkan celah di sisi sayap, Ganes berhasil mengeksekusi peluang matang menjadi gol penyeimbang.
Skor berubah menjadi 1-1, yang sekaligus menyudahi paruh pertama pertandingan dengan tensi yang tetap panas.
Memasuki babak kedua, ambisi untuk meraih kemenangan membuat kedua pelatih menginstruksikan anak asuhnya untuk menaikkan ritme permainan.
Jual beli serangan kembali tercipta dengan tempo yang lebih tinggi. Kendati kedua tim sama-sama mendapatkan sejumlah peluang emas di depan gawang, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat papan skor tidak kunjung berubah.
Sengitnya rivalitas dan tingginya tensi pertandingan membuat korps baju hitam harus bekerja ekstra keras untuk menjaga kendali permainan.
Tercatat, wasit terpaksa merogoh kantongnya sebanyak enam kali untuk mengeluarkan kartu kuning akibat pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi di lapangan sepanjang laga berjalan.
Di kubu Sungai Dareh FC, tiga pemain yang dihadiahi kartu peringatan adalah Andika, Jonathan, dan Gio.
Sementara itu, kubu Gunung Medan FC juga tidak luput dari sanksi serupa, di mana Margiansyah, Rifel, dan Dika turut mengoleksi kartu kuning.
Hingga laga usai, skor 1-1 tetap bertahan, memaksa kedua tim legawa mengamankan masing-masing 1 poin dalam laga penuh gengsi ini. (Red)