
Dharmasraya Sport — Pertandingan lanjutan Dharmasraya Champions League (DCL) Zona I yang berlangsung di Lapangan Sedasi, Sungai Kambut, Minggu (14/6/2026), menyajikan duel ketat antara tim Nagari Gunung Selasih menghadapi Nagari Koto Nan IV Dibawuah.
Laga yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan yang dipimpin wasit tengah Budi Yanto, didampingi asisten wasit Gus Medi dan Yas Perdo, berlangsung dalam tempo cepat. Kedua kesebelasan tampil agresif dengan ambisi mengamankan poin penuh demi memperkuat posisi di klasemen Zona I.
Atmosfer pertandingan mulai memanas pada babak pertama. Permainan keras yang diperagakan kubu Nagari Gunung Selasih memaksa perangkat pertandingan mengambil tindakan tegas.
Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning kepada pemain Gunung Selasih masing-masing atas nama Andri Perdinan nomor punggung 5, Genta Hasnal nomor punggung 11, dan Nawal Eka Putra nomor punggung 8.

Ketegangan laga semakin meningkat ketika Nawal Eka Putra harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran keras.
Insiden tersebut membuat Nagari Gunung Selasih harus melanjutkan pertandingan dengan hanya sepuluh pemain.
Memasuki babak kedua, Nagari Koto Nan IV Dibawuah yang unggul jumlah pemain berupaya memanfaatkan situasi untuk menekan pertahanan lawan.
Namun, Gunung Selasih tetap menunjukkan perlawanan sengit melalui sejumlah skema serangan balik yang cukup merepotkan.
Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak kedua. Meski demikian, ketatnya duel di lini tengah membuat pertandingan kembali diwarnai pelanggaran.
Dari kubu Koto Nan IV Dibawuah, dua pemain turut menerima kartu kuning, yakni M. Fadel nomor punggung 4 dan Jejen Saputra nomor punggung 77.
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang tercipta menjadi gol. Skor imbang 0-0 pun menutup laga penuh tensi dan drama kartu tersebut, membuat kedua kesebelasan harus puas berbagi satu poin. ( Red)