
Dharmasraya Sport – Panitia Pelaksana Dharmasraya Champion League (DCL) 2026 menggelar Rapat Evaluasi Pekan Kelima sekaligus penyelesaian administrasi pertandingan di Sport Center Dharmasraya, Rabu (8/7/2026).
Rapat dihadiri Panitia Pelaksana Hendri Yamtiko Jati, Match Commissioner Imron Nurkhamdi, Koordinator Wasit DCL Fauzi, Koordinator Penugasan Wasit Septa Saiman, Bendahara Wasit, Fatwa Ardianta, serta seluruh wasit yang bertugas pada kompetisi DCL 2026.
Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pertandingan selama lima pekan, khususnya terkait kinerja perangkat pertandingan, penugasan wasit, serta penyempurnaan administrasi guna menghadapi lanjutan kompetisi.

Koordinator Wasit DCL, Fauzi, menegaskan bahwa komisi perwasitan berkomitmen menempatkan wasit sesuai kompetensi pada setiap zona pertandingan.
Menurutnya, penugasan dilakukan secara objektif agar setiap pertandingan dapat dipimpin secara profesional serta mampu mengantisipasi berbagai situasi yang terjadi, baik di dalam maupun di luar lapangan.Ia menjelaskan, seluruh kepemimpinan wasit akan terus dievaluasi setiap pekan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pemberian masukan maupun langkah pembinaan terhadap wasit agar kualitas kepemimpinan pertandingan terus meningkat.
Sementara itu, Koordinator Penugasan Wasit, Septa Saiman, menyampaikan bahwa hingga pekan kelima pelaksanaan DCL berjalan dengan baik dan lancar. Menurutnya, secara umum kinerja wasit sudah cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kekurangan yang merupakan bagian dari proses pembelajaran.

“Setiap pertandingan selalu kami evaluasi. Jika ditemukan keputusan atau penerapan aturan yang belum sesuai dengan Laws of the Game, maka akan diberikan pembinaan kepada wasit yang bersangkutan agar kualitas kepemimpinan semakin baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Dharmasraya atas dukungan terhadap penyelenggaraan DCL yang dinilai menjadi wadah positif bagi pembinaan generasi muda melalui sepak bola.
Septa turut mengajak seluruh klub, pemain, ofisial, suporter, hingga masyarakat untuk menjaga sportivitas dan menjadikan DCL sebagai ajang mempererat silaturahmi antarnagari.
Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen sangat dibutuhkan agar kompetisi berlangsung aman, tertib, bebas intimidasi, dan mampu melahirkan tim-tim terbaik yang dapat mengharumkan nama Dharmasraya di tingkat yang lebih tinggi.
Match Commissioner, Imron Nurkhamdi, mengatakan evaluasi difokuskan pada peningkatan kualitas seluruh perangkat pertandingan agar setiap laga dapat berlangsung dengan baik hingga selesai sesuai regulasi.
Ia mengakui tantangan yang masih dihadapi adalah keterbatasan jumlah wasit di delapan zona pertandingan. Meski demikian, seluruh pertandingan tetap dapat dilaksanakan sesuai ketentuan kompetisi dengan perangkat pertandingan yang tersedia.
Imron juga mengimbau seluruh peserta, ofisial, pemain, dan suporter untuk menjunjung tinggi sportivitas serta mampu menerima hasil pertandingan, baik menang maupun kalah.
“Sepak bola adalah proses belajar bersama. Mari kita hormati setiap hasil pertandingan dan tetap menjaga sportivitas, termasuk dalam menyikapi keputusan wasit,” katanya.
Sementara itu, Panitia Pelaksana DCL, Hendri Yamtiko Jati, mengatakan rapat evaluasi bertujuan mengidentifikasi berbagai kekurangan selama pelaksanaan kompetisi hingga pekan kelima agar dapat segera diperbaiki menjelang pekan keenam dan ketujuh.
Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat beberapa catatan terhadap kepemimpinan wasit. Namun, seluruh kekurangan tersebut telah disampaikan kepada Match Commissioner dan Koordinator Perwasitan untuk ditindaklanjuti melalui pembinaan.
“Kami berharap setelah evaluasi ini kualitas kinerja perangkat pertandingan semakin meningkat sehingga pelaksanaan DCL dapat berjalan lebih baik hingga kompetisi berakhir,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Hendri menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim nagari, manajer, pelatih, ofisial, pemerintah nagari, para suporter, masyarakat, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan Dharmasraya Champion League 2026.
Ia berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga DCL tidak hanya menjadi kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, membangun sportivitas, serta melahirkan bibit-bibit pesepak bola terbaik Kabupaten Dharmasraya. (Red)